…::: beGInner_bLog :::…

Swa Bhuwana Paksa

Pengertian Server July 2, 2009

Filed under: Server — rhyerphy @ 10:07 am

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Umumnya, di atas sistem operasi server terdapat aplikasi-aplikasi yang menggunakan arsitektur klien/server. Contoh dari aplikasi ini adalah DHCP Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server dan Samba Server.
Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU/Linux.

Server biasanya terhubung dengan client dengan kabel UTP dan sebuah Network Card. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA.

Fungsi server sangat banyak, misalnya untuk situs internet, ilmu pengetahuan, atau sekedar penyimpanan data. Namun yang paling umum adalah untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

 

Proxy Server dan Proxy Website June 12, 2009

Filed under: Proxy — rhyerphy @ 9:43 am

Proxy server adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.

Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia Internet untuk setiap komputer klien. Proxy server tidak terlihat oleh komputer klien: seorang pengguna yang berinteraksi dengan Internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya.

Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.

Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik (seperti halnya Internet). Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah “agen keamanan” untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.

Proxy website

Proxy website adalah website untuk mengakses proxy tanpa harus mengganti setting IP proxy pada website anda. Fungsi dari proxy website ini sendiri adalah solusi untuk anda yang berada di komputer publik yang akses ke internetnya diblokir oleh penyelenggara. Misal anda berada di kantor atau sekolah… Biasanya di komputer sekolah ataupun kantor, penyelenggara akan memblok situs dengan url xxx atau konten yang berisi huruf xxx (salah satu contoh) dimana huruf xxx yang indetik dengan website porno, sehingga anda tidak dapat membuka website tersebut. Namun jika ditelusuri.. tidak semua website yang terdapat huruf xxx adalah website porno. Sehingga diciptakanlah yang namanya wesbite proxy.

 

FTP SERVER June 12, 2009

Filed under: FTP — rhyerphy @ 9:32 am

Pengertian FTP

File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dalam FTP harus ada FTP Server dan FTP Client.
FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
FTP Client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tukar menukar file. Jika terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan izin yang diberikan oleh FTP server.

Keamanan FTP

FTP sebenarnya tidak aman dalam mentransfer suatu file karena file dikirimkan tanpa di-enkripsi terlebih dahulu tetapi bila menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang akan dikirim dienkripsi terlebih dahulu.

Mode Dalam FTP
FTP biasanya menggunakan dua buah port untuk koneksi yaitu port 20 dan port 21 dan berjalan exclusively melalui TCP bukan UDP. FTP server mendengar pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21 adalah command port dan port 20 adalah data port. Pada FTP server, terdapat 2 mode koneksi yaitu aktif mode (active mode) dan pasif mode (passive mode).

Active Mode
Pada aktif mode ini, server secara aktif terhubung dengan client. Untuk melakukan pengaturan aktif mode, client mengirimkan sebuah port command ke server, menentukan alamat dan nomor port dari client yang sedang mendengar. Bila suatu koneksi diperlukan, server memulai suatu koneksi ke client di alamat ini. Secara umum, server bertanggung jawab untuk menutup koneksi-koneksi ini.

Passive Mode
Pada pasif mode, client memulai koneksi dengan server dengan memecahkan permasalahan dalam firewall penyaring koneksi port data ke client menuju server. Pertama, client menghubungi server pada command port dan mengeluarkan perintah PASV. Server kemudian memberikan jawaban dengan port 2024, memberitahu client bahwa port tersebut sedang mendengarkan untuk koneksi data. Kemudian, client memulai koneksi data dari data port-nya ke data port yang telah ditentukan oleh server.

Contoh aplikasi FTP server :

- Proftpd
- Vsftpd
- Wuftpd
- IIS (didalamnya terdapat FTP Server)

Contoh aplikasi FTP client

- CuteFTP, Wget
- WsFTP
- GetRight
- AbsoluteFTP

Perintah FTP
Perintah-perintah FTP yang dikirimkan terdiri atas string teks sederhana. Sebagai contoh, untuk mendapatkan kembali file, client mengirimkan “RETR filename” di koneksi kendali ke FTP server. Untuk mentransfer file, client mengirimkan “STOR filename”. FTP server mengetahui setiap perintah pada setiap balasan FTP, dimana terdiri atas tiga digit. Digit pertama menandai adanya tanggapan yang baik, tidak baik, atau yang tidak sempurna. Jika satu kesalahan terjadi, maka digit kedua digunakan untuk mendeteksi kesalahan yang terjadi. Dengan cara yang sama, digit ketiga digunakan untuk lebih menspesifikasikan kesalahan yang terjadi. Digit pertama merupakan digit yang paling utama, dan kemungkinan nilai yang muncul adalah sebagai berikut :

• 1yz Positive Preliminary reply. Permintaan diketahui, namun balasan lain dari client tetap diharapkan
• 2yz Positive Completion reply. Permintaan sukses dilakukan, sehingga client dapat mengirim permintaan lain
• 3yz Positive Intermediate reply. Perintah telah diterima, namun masih membutuhkan informasi yang lain. Client diharuskan untuk mengirimkan balasan perintah lainnya
• 4yz Transient Negative reply. Perintah gagal, namun masih ada kesempatan untuk mencobanya lagi
• 5yz Permanent Negative Completion reply. Perintah gagal, namun tidak harus diulangi lagi

Contoh perintah FTP :
• Untuk mengubah direktori yang dikirimkan oleh client :
CWD namadirektori
Server akan merespon dengan :
250 CDW command successful
Sebagai balasan, dimulai dengan a ’2’, dimana urutan perintah diselesaikan.
• Bila ingin merubah salah satu direktori dan itu tidak ada, maka perintahnya :
CWD namadirektoriyanghilang
Server akan merespon dengan :
550 namadirektoriyanghilang : The system cannot find the file spesified
Balasannya ialah a ‘5’, berarti gagal dan tetap gagal jika diulangi (kecuali direktori hilang diciptakan di server).
• Sesi Perintah (Session Commands)
Untuk memulai sesi perintah FTP, maka perintah dari USER yang dikirimkan ke server adalah :
USER chafid
Server akan memberikan balasan :
331 Password required for javaftp
Client harus memberikan balasan dengan mengisi password :
PASS 123456
Server akan memberikan balasan :
230 User chafid logged in
Setelah login user dapat menggunakan perintah yang berhubungan dengan direktori dan file. Untuk mengakhiri, client mengirimkan perintah sebagai berikut :
QUIT
Server akan memberikan balasan :
221
Sesi akhirnya ditutup, sehingga perintah apapun yang dikirimkan sudah tidak diterima lagi.

Tujuan pembangunan FTP Server
• Sharing data
• Menyediakan indirect atau implicit remote computer
• Menyediakan tempat penyimpanan bagi user
• Menyediakan transfer data yang reliable dan efisien
Alat dan bahan
• PC dengan OS Windows 2000 Server kalau tidak ada bisa menggunakan Windows XP
• Master Windows 2000 Server untuk instalasi FTP

 

Xampp June 10, 2009

Filed under: XAMPP — rhyerphy @ 10:53 am

Xampp merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dengan menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasikannya secara otomatis untuk anda atau auto konfigurasi. Software ini bisa didownload pada http://www.apachefriends.org/en/xampp-window.html.
Software XAMPP versi ini terdiri atas:
a. APACHE
Apache sudah berkembang sejak versi pertamanya. Sampai saat ditulisnya artikel ini versi terakhirnya yang ada yaitu Apache ver 2.0.54. Apache bersifat open source, artinya setiap orang boleh menggunakannya, mengambil dan bahkan mengubah kode programnya.
Tugas utama apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada peminta, berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web. Jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan, maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan.
b. PHP
Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. PHP dapat dijalankan pada berbagai macam Operating System (OS), misalnya Windows, Linux dan Mac OS. Selain Apache, PHP juga mendukung beberapa web server lain, misalnya Microsoft IIS, Caudium, PWS dan lain-lain. Sistem manajemen database yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQL. Namun PHP juga mendukung system manajemen Database Oracle, Microsoft Acces, Interbase, d-Base, PostgreSQL dan sebagainya.
PHP mendukung penuh Object Oriented Programing (OOP), integrasi XML, mendukung semua ekstensi terbaru MySQL, pengembangan web services dengan SOAP dan REST, serta ratusan kemampuan. Sama dengan web server lainnya PHP juga bersifat open source sehingga setiap orang dapat menggunakannya dengan gratis.
c. MySQL
Perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structured Query Language. SQL merupakan bahasa terstruktur yang khusus digunakan untuk mengolah database. SQL pertama kali didefinisikan oleh American National Standards Institute (ANSI) pada tahun 1986. MySQL adalah sebuah sistem manajemen database yang bersifat open source. MySQL adalah pasangan serasi dari PHP. MySQL dibuat dan dikembangkan oleh MySQL AB yang berada di Swedia.

MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengola database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada dalam database. MySQL merupakan sisitem manajemen database yang bersifat at relational. Artinya data-data yang dikelola dalam database akan diletakkan pada beberapa tabel yang terpisah sehingga manipulasi data akan menjadi jauh lebih cepat.
MySQL dapat digunakan untuk mengelola database mulai dari yang kecil sampai dengan yang sangat besar. MySQL juga dapat menjalankan perintah-perintah Structured Query Language (SQL) untuk mengelola database-database yang ada di dalamnya. MySQL 5 sudah mendukung trigger untuk memudahkan pengelolaan tabel dalam database.
d. PHPMyAdmin
Pengelolaan database dengan MYSQL harus dilakukan dengan mengetikkan baris-baris perintah yang sesuai (command line) untuk setiap maksud tertentu. Jika ingin membuat database, ketikkan baris perintah yang sesuai untuk membuat database. Jika ingin menghapus tabel, ketikkan baris perintah yang sesuai untuk menghapus tabel. Hal tersebut tentu cukup menyulitkan karena kita harus hafal dan mengetikkan perintahnya satu persatu.
Banyak sekali perangkat lunak yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola data base dalam MySQL, salah satunya adalah phpMyAdmin. Dengan phpMyAdmin kita dapat membuat tabel, mengisi data dan lain-lain dengan mudah tanpa harus hafal perintahnya. Untuk mengaktifkan phpMyAdmin langkah-langkahnya adalah : yang pertama setelah XAMPP kita terinstall, kita harus mengaktifkan web server Apache dan MySQL dari control panel XAMPP. Yang kedua, jalankan browser (IE, Mozilla Firefox atau Opera) lalu mengetikkan alamat web berikut : http://localhost/phpmyadmin/ pada address bar lalu tekan Enter. Langkah ketiga apabila telah nampak interface (tampilan antar muka) phpMyAdmin, kita bisa memulainya dengan mengetikkan nama database, nama tabel dan seterusnya.

 

Perintah Dasar linux June 10, 2009

Filed under: Linux — rhyerphy @ 10:42 am

1. Perintah Dasar Linux

1.1. Perintah Dasar Administrasi

Perintah Dasar Administrasi merupakan bagian yang paling sering digunakan

oleh seorang System Administrator untuk mengkonfigurasi systemnya. Linux

menyediakan fasilitas bantu untuk Administrasi Sistem, seperti : Linuxconf dan

Webmin

1.2. Menggunakan Fasilitas Help

Fasilitas dokumentasi atau Help system di Linux sangat membantu apabila kita

sebagai system administrator tidak mengetahui fungsi dari system perintah

tertentu. Adapun fasilitas tersebut diantaranya adalah :

1. Dokumentasi Man

Man kependekan dari manual merupakan dokumentasi online yang dapat digunakan oleh kita, man bukanlah dokumentasi lengkap tetapi lebih ke penjelasan secara global. Berikut parameter dan pilihan yang disertakan. [student@student student] $ man man

Man(1)

Name

Man –format and displays the on-line manual pages. This version knows

about the MANPATH and MAN PAGER environment variable, so you an have

your own set(s) of personal man pages and chose whatever program you like to display the formatted pages, if section is specified, man only looks

Adapun online manual tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok:

1. Perintah baris yang dapat dimulai oleh user

2. Sistem call (fungsi kernel)

3. Fungsi library

4. Devices

5. Penjelasan format file

6. Games

7. Miscellaneous

8. Utilitas system administrasi yang hanya root yang dapat

mengeksekusinya

9. Dokumentasi kernel lanjutan

10. Dokumentasi yang baru dikategorisasikan

11. Dokumentasi lama yang akan tidak terpakai lagi

12. Dokumentasi yang khusus

$ man useradd

NAME

useradd – create a new user account

SYNOPSIS

useradd [-D binddn] [-P path] [-c comment] [-d homedir]

[-e expire] [-f inactive] [-G group,...] [-g gid]

[-m [-k skeldir]] [-o] [-p password] [-u uid]

[-r] [-s shell] [--service service] [--help]

[--usage] [-v] account

useradd –show-defaults

useradd –save-defaults [-d homedir] [-e expire]

[-f inactive] [-g gid] [-G group,...] [-s shell]

2. Dokumentasi Info

Walaupun dokumentasi man merupakan dokumentasi yang standar tentang

perintah UNIX selama beberapa tahun hingga sekarang, GNU memperkenalkan

dokumentasi baru yaitu info. Nantinya man akan tergantikan dengan info

dikarenakan untuk beberapa perintah pada man tidak lagi di update.

1.3. Pengaturan User

adduser

Jika perintah adduser tidak ada kita dapat menggantinya dengan perintah

useradd.

finger

Perintah untuk melihat informasi user pada system

Finger [option] [username] [@host]

$ finger

Login name Tty Idle Login Time Office Office Phone

Student1 pts/0 Oct 26 22:01 (student.training.com)

groups

Melihat group yang ada pada system

Groups [namauser]

$ groups

Root bin daemon sys adm disk wheel

last

Akan mencari file /etc/log/wtmp dan menampilkan user yang pernah login ke

dalam system

Last [-num] [option] [-f file] [nama] [tty]

$ last

Root tty6 Fri Oct 26 22:22-22:24 (00:01)

Student tty1 Fri Oct 26 22:17 still logged in

Reboot system boot 2.4.2-2 Fri Oct 26 22:16 (00:17)

Student pts/2 Fri Oct 26 22:11 – crash (00:05)

Student pts/1 Fri Oct 26 22:09 – crash (00:07)

Student pts/1 Fri Oct 26 21:47 – 21:53 (00:05)

pass

Menunjukan perintah menganti password

Passwd [option] [namauser]

# passwd student

Changing password for user student

New Unix Password :

BAD PASSWORD: it is based on a dictionary word

Retype new UNIX password:

Passwd: all authentication tokens update successfully

pwd

Print network directory, perintah ini akan mencetak path dari directory kerja

$ pwd

/home/student

su

digunakan apabila user ingin menjadi super user

su [option] filesistem

$ su

Password:

# sudo

Perintah ini digunakan untuk menginjinkan user untuk mengeksekusi program

yang hanya boleh dijalanklan oleh root (super user).

sudo [option]

# useradd

menambah user

useradd [option] login_name

# useradd student

userdel

Menghapus system account dan menghapus password pada /etc/passwd.

Userdel [-r]login_name

# userdel student

1.4. Perintah Penanganan File

Perintah file handling ini digunakan untuk management file. Dari contoh

dibawah ini adalah perintah-perintah yang sering digunakan untuk penanganan

masalah sehari-hari.

cat

Digunakan untuk melihat file ke stdout. Setelah terlihat melalui stdout dapat juga

didirect (diarahkan) kedalam perintah lain melalui pipe ‘|’ atau dapat

menggabungkan lebih dari satu file kedalam file baru.

Cat [option] namafile

$ cat a b >> c

Dengan perintah diatas, makan file a dan b akan digabungkan menjadi satu file

yaitu file ‘c’.

chmod

Perintah ini digunakan untuk merubah ijin akses file. hanya owner dan superuser

yang dapat merubah file. Ada dua metode untuk merubah suatu file.

Chmod [option] mode namafile

Chmod [option] octal_modenamafile

1. Dengan metode symbol

Melalui metode ini kita dapat merubah ijin akses dengan penggunaan

karakter yang mewakili mode file.

u user yang memiliki file

g hanya user di dalam group file

o user lainnya

a semua (default)

cara pengoprasiannya

+ Menambah ijin / permisi akses

- Mengurangi ijin / permisi akses

= Set permisi, merubah permisi yang lama

Macam-macam permisi

r Read

w Write

x Execute

s User atau Group ID yang secara sementara akan ditempatkan

kembali

t Set sticky bit: tetap akan mengeksekusi pada memori setelah keluar

$ ll

-rw-rw-r– l student student 18 Oct 29 08:56 coba.txt

$ chmod ug+x coba.txt

$ ll

-rwxrwxr– l student student 18 Oct 29 08:56 coba.txt

$ chmod ug-rw coba.txt

$ ll

—x–xr– l student student 18 Oct 29 08:56 coba.txt

2. Cara lain untuk merubah permisi akses adalah dengan mengunakan

metode octal, yang mengunakan 3 angka untuk merubah permisi akses.

1 Execute

2 Write

3 Read

Untuk merubah permisi menjadi Read dan Write = 6 (4+2)

Untuk merubah permisi menjadi Read, Write dan Execute = 7 (4+2+1)

Permisi akses Owner Group Other

Read 400 40 4

Write 200 20 2

Execute 100 10 1

chown

Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan suatu file

Chown [option] newowner namafile

Chown [option] newowner.newowner namafile

# chown user1 coba.txt

-rw-r–r– 1 user1 student 18 Oct 29 08:56 coba.txt

# chown user1.user1 coba.txt

-rw-r–r– 1 user1 user1 18 Oct 29 08:56 coba.txt

chgrp

Merubah group dari file

Chgrp [option] groupbaru namafile

# chgrp user1 coba.txt b c

-rw-r–r– 1 student user1 18 Oct 29 08:56 b

-rw-r–r– 1 student user1 18 Oct 29 08:56 c

-rw-r–r– 1 user1 user1 18 Oct 29 08:56 coba.txt

cp

Digunakan untuk menyalin file

cp [option] sumber tujuan

cp [option] sumber direktori

$ cp coba.txt latihan.txt

grep

Get regular expression Pattern digunakan untuk mencari string khusus pada

target file atau stdin, sering digunakan apabila ada perintah ‘|’.

grep [options] string targetfile

options:

[A-Za-z] Akan mencari yang sesuai dengan huruf besar /kecil

[0-9] merepresentasikan angka

^ Awal baris

$ Akhir baris

$ grep [sS]tudent /etc/passwd

Student:x:512:512: :/home/student:/bin/bash

head

Perintah untuk mencetak 10 baris pertama pada file yang ingin kita lihat.

Parameter –n digunakan untuk mencari file dengan n baris yang diawali dengan

baris 1.

head [option] string target file

$ head / var/ log / messages

less

Untuk membaca file dan memudahkan kita melihat layar sebelum dan sesudah.

less [option] namafile

$ less / etc /passwd

ln

untuk melihat link sebuah file

ln [option] target namalink

ln [option] target direktori

$ ln –s a file

1rwxrwxrwx 1 student student 1 Oct 29 13:29 file > b

mv

move perintah ini digunakan untuk merubah atau memindahkan nama file 1 ke

nama file 2.

mv file1 file2

rm

Untuk menghapus file, -r digunakan untuk merecursive sedangkan –l untuk

meminta persetujuan oleh user.

rm [options] namafile

1.5. Perintah Proses

Perintah yang ada ini digunakan untuk proses sistem.

ps

ps (print status) merupakan perintah untuk melihat status sistem yang sedang

berjalan.

ps [options]

pstree

perintah pstree akan menampilkan proses dalam bentuk tree

pstree [options] [pid|user]

halt

perintah untuk menghentikan (halt) sistem.

halt [options]

shutdown

perintah ini dapat digunakan untuk memberitahukan user yang sedang login

apabila sistem akan dimatikan dalam beberapa detik/menit.

shutdown [-t sec] [options] time [warning-message]

reboot

perintah reboot identik dengan perintah halt, hanya dengan reboot berarti sistem

akan dijalankan kembali.

Reboot [options]

kill

perintah yang digunakan untuk menghentikan suatu proses yang sedang berjalan

berdasarkan PID (proses ID).

kill [-s signal] [-p] [-a] PID

kill -1 [signal]

killall

perintah ini sama dengan kill, bedanya dengan menggunkan perintah killall kita

tidak menggunakan PID tetapi menggunakan nama proses.

Killall [options] [-s signal] namaproses

top

perintah top menghasilkan daftar proses yang sangat aktif secara real-time, daftar

pemakaian CPU,memori dan informasi proses yang aktif.

top [option]

1.6. Perintah File Sistem

Perintah untuk file sistem ini akan mencoba untuk melakukan seperti memeriksa,

membenarkan dan mount sistem.

df

disk file sistem usage, akan melaporkan berapa banyak jumlah ruang yang masih

tersisa dan inode pada device yang spesifik, mount, direktori, atau sumber yang

diremote.

df [options] filesistem

fdisk

digunakan untuk melihat daftar table partisi yang ada sesuai dengan device yang

ingin kita lihat.

fdisk [options] device

fdisk [-s] partisi

fsck

filesistem check digunakan untuk memeriksa dan memperbaiki filesistem.

fsck [options] [-t fstype] filesistem

mkdir

mkdir (make direktori) adalah perintah untuk membuat direktori.

mkdir [options] direktori

mount

perintah ini digunakan untuk memount device ke dalam derektori linux, file

sistem yang di mount akan terlihat pada /etc/fstab.

mount [options] [mountpoint] [device_node] [-t filesistem_type]]

unmount

perintah ini untuk meniadakan filesistem yang di mount.

Unmount [options] device|mount_point [-t vfstype]

showmount

digunakan untuk melihat device remote yang di mount seperti NFS.

showmount [options] [host]

1.7. Perintah Jaringan

Perintah jaringan ini akan sangat sering digunakan apabila kita

mengkonfigurasikan,untuk mengetahui kondisi jaringan kita dan memeriksa

keterhubungan dengan jaringan lainnya.

ifconfig

akan memperlihatkan status kartu jaringan yang sedang aktif.

ifconfig [interface]

ifconfig interface [address_family_type] [options] address

netstat

akan menampilkan koneksi jaringan, table routing statistic interface,koneksi

masquerade, pesan netlink dan anggota mulicat.

ping

digunakan untuk mencoba koneksi jaraingan.

ping [option] host

route

perintah route digunakan untuk melihat dan memanipulasitabel routing, biasa

digunakan untuk men-setup static route.

route

route [options] add [-net|host] target[options]

route [options] add [-net|host] target[options]

traceroute

untuk memeriksa berapa lama satu paket melewati masing-masing hop ke host

yang dituju.

traceroute [options] host_tujuan

 

About Linux Shell June 10, 2009

Filed under: Shell Linux — rhyerphy @ 10:17 am

1. Pengertian Shell

Shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command), selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.

  • Macam – macam shell

Tidak seperti sistem operasi lain yang hanya menyediakan satu atau 2 shell, sistem operasi dari keluarga unix misalnya linux sampai saat ini dilengkapi oleh banyak shell dengan kumpulan perintah yang sangat banyak, sehingga memungkinkan pemakai memilih shell mana yang paling baik untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya, atau dapat pula berpindah-pindah dari shell yang satu ke shell yang lain dengan mudah, beberapa shell yang ada di linux antara lain:

  • Bourne shell(sh),
  • C shell(csh),
  • Korn shell(ksh),
  • Bourne again shell(bash),
  • dsb.

Masing – masing shell mempunyai kelebihan dan kekurangan yang mungkin lebih didasarkan pada kebutuhan pemakai yang makin hari makin meningkat, untuk dokumentasi ini shell yang digunakan adalah bash shell dari GNU, yang merupakan pengembangan dari Bourne shell dan mengambil beberapa feature (keistimewaan) dari C shell serta Korn shell, Bash shell merupakan shell yang cukup banyak digunakan pemakai linux karena kemudahan serta banyaknya fasilitas perintah yang disediakan.versi bash shell yang saya gunakan adalah 2.04

[eycha@linux$]echo $BASH_VERSION
bash 2.04.12(1)-release

Mungkin saat anda membaca dokumentasi ini versi terbaru dari bash sudah dirilis dengan penambahan feature yang lain.

2. Pemrograman Shell

Yaitu menyusun atau mengelompokkan beberapa perintah shell (internal atupun eksternal command) menjadi kumpulan perintah yang melakukan tugas tertentu sesuai tujuan penyusunnya. Kelebihan shell di linux dibanding sistem operasi lain adalah bahwa shell di linux memungkinkan kita untuk menyusun serangkaian perintah seperti halnya bahasa pemrograman (interpreter language), melakukan proses I/O, menyeleksi kondisi, looping, membuat fungsi, dsb. adalah proses – proses yang umumnya dilakukan oleh suatu bahasa pemrograman, jadi dengan shell di linux kita dapat membuat program seperti halnya bahasa pemrograman, untuk pemrograman shell pemakai unix atau linux menyebutnya sebagai script shell.

3. Kebutuhan Dasar

Sebelum mempelajari pemrograman Bash shell di linux sebaiknya anda telah mengetahui dan menggunakan perintah – perintah dasar shell baik itu internal command yang telah disediakan shell maupun eksternal command atau utility, seperti

  • cd, pwd, times, alias, umask, exit, logout, fg, bg, ls, mkdir, rmdir, mv, cp, rm, clear, ...
  • utilitas seperti cat, cut, paste, chmod, lpr,...
  • redirection (cara mengirim output ke file atau menerima input dari file), menggunakan operator redirect >, >>, <, <<, contohnya:ls > data
    hasil ls dikirim ke file data, jika file belum ada akan dibuat tetapi jika sudah ada isinya akan ditimpa.

    ls >> data
    hampir sama, bedanya jika file sudah ada maka isinya akan ditambah di akhir file.

    cat < data
    file data dijadikan input oleh perintah cat

  • pipa (output suatu perintah menjadi input perintah lain), operatornya : | , contoh:ls -l | sort -s
    ouput perintah ls -l (long) menjadi input perintah sort -s (urutkan secara descending), mending pake ls -l -r saja :-)

    ls -l | sort -s | more

    cat <data | sort > databaru

  • Wildcard dengan karakter *, ?, [ ], contohnya:ls i*
    tampilkan semua file yang dimulai dengan i

    ls i?i
    tampilkan file yang dimulai dengan i, kemudian sembarang karakter tunggal, dan diakhiri dengan i

    ls [ab]*
    tampilkan file yang dimulai dengan salah satu karakter a atau b

4. Simple Bash Script

Langkah awal sebaiknya periksa dulu shell aktif anda, gunakan perintah ps (report process status)

[fajar@linux$]ps
 PID TTY          TIME CMD
  219 tty1     00:00:00 bash
  301 tty1     00:00:00 ps

bash adalah shell aktif di system saya, jika disystem anda berbeda misalnya csh atau ksh ubahlah dengan perintah change shell

[eycha@linux$]chsh
Password:
New shell [/bin/csh]:/bin/bash
Shell changed

atau dengan mengetikkan bash

[eycha@linux$]bash

sekarang coba anda ketikkan perintah dibawah ini pada prompt shell

echo "Script shell pertamaku di linux"

[eycha@linux$]echo "Script shell pertamaku di linux"
Script shell pertamaku di linux

string yang diapit tanda kutip ganda (double quoted) akan ditampilkan pada layar anda, echo adalah statement (perintah) built-in bash yang berfungsi menampilkan informasi ke standard output yang defaultnya adalah layar. jika diinginkan mengulangi proses tersebut, anda akan mengetikkan kembali perintah tadi, tapi dengan fasilitas history cukup menggunakan tombol panah kita sudah dapat mengulangi perintah tersebut, bagaimana jika berupa kumpulan perintah yang cukup banyak, tentunya dengan fasilitas hirtory kita akan kerepotan juga mengulangi perintah yang diinginkan apalagi jika selang beberapa waktu mungkin perintah-perintah tadi sudah tertimpa oleh perintah lain karena history mempunyai kapasitas penyimpanan yang ditentukan. untuk itulah sebaiknya perintah-perintah tsb disimpan ke sebuah file yang dapat kita panggil kapanpun diinginkan.

coba ikuti langkah – langkah berikut:

  1. Masuk ke editor anda, apakah memakai vi,pico,emacs,dsb…
  2. ketikkan perintah berikut
    #!/bin/bash
    echo "Hello, apa khabar"
  3. simpan dengan nama file tes
  4. ubah permission file tes menggunakan chmod
    [eyha@linux$]chmod 755 tes
  5. jalankan
    [eycha@linux$]./tes

kapan saja anda mau mengeksekusinya tinggal memanggil file tes tersebut, jika diinginkan mengeset direktory kerja anda sehingga terdaftar pada search path ketikkan perintah berikut

PATH=$PATH:.

setelah itu script diatas dapat dijalankan dengan cara

[eycha@linux$]tes
Hello, apa khabar

tanda #! pada /bin/bash dalam script tes adalah perintah yang diterjemahkan ke kernel linux untuk mengeksekusi path yang disertakan dalam hal ini program bash pada direktory /bin, sebenarnya tanpa mengikutkan baris tersebut anda tetap dapat mengeksekusi script bash, dengan catatan bash adalah shell aktif. atau dengan mengetikkan bash pada prompt shell.

[eycha@linux$]bash tes

tentunya cara ini kurang efisien, menyertakan path program bash diawal script kemudian merubah permission file sehingga dapat anda execusi merupakan cara yang paling efisien.

Sekarang coba kita membuat script shell yang menampilkan informasi berikut:

  1. Waktu system
  2. Info tentang anda
  3. jumlah pemakai yang sedang login di system

contoh scriptnya:

#!/bin/bash
#myinfo

#membersihkan tampilan layar
clear           

#menampilkan informasi
echo -n "Waktu system   :"; date
echo -n "Anda           :"; whoami
echo -n "Banyak pemakai :"; who | wc -l

sebelum dijalankan jangan lupa untuk merubah permission file myinfo sehingga dapat dieksekusi oleh anda

[eycha@linux$]chmod 755 myinfo
[eycha@linux$]./myinfo
Waktu system   : Sat Nov 25  22:57:15 BORT 2001
Anda           : eycha
Banyak pemakai : 2

tentunya layout diatas akan disesuaikan dengan system yang anda gunakan statement echo dengan opsi -n akan membuat posisi kursor untuk tidak berpindah ke baris baru karena secara default statement echo akan mengakhiri proses pencetakan ke standar output dengan karakter baris baru (newline), anda boleh mencoba tanpa menggunakan opsi -n, dan lihat perbedaannya. opsi lain yang dapat digunakan adalah -e (enable), memungkinkan penggunaan backslash karakter atau karakter sekuen seperti pada bahasa C atau perl, misalkan :

echo -e "\abunyikan bell"

jika dijalankan akan mengeluarkan bunyi bell, informasi opsi pada statement echo dan backslash karakter selengkapnya dapat dilihat via man di prompt shell.

[eycha@linux$]man echo

5. Pemakaian Variabel

Secara sederhana variabel adalah pengenal (identifier) berupa satuan dasar penyimpanan yang isi atau nilainya sewaktu-waktu dapat berubah baik oleh eksekusi program (runtime program) ataupun proses lain yang dilakukan sistem operasi. dalam dokumentasi ini saya membagi variabel menjadi 3 kategori:

  1. Environment Variable
  2. Positional Parameter
  3. User Defined Variable
 

Installasi OpenSuse June 10, 2009

Filed under: Software Komputer — rhyerphy @ 10:06 am

berikut langkah_langkah installasi OpenSuse yang saya ketahui…….

OPEN SInstallasi Operating System OpenSuse

 

Installasi Operating System Windows June 10, 2009

Filed under: Software Komputer — rhyerphy @ 10:05 am

Seperti yang telah kita ketahui bahwa tanpa ada sistem operasi maka komputer tak dapat difungsikan. Berikut adalah langkah-langkah installasi operating system yang pernah saya lakukan

Installasi OS Windows

 

OpenSUSE Sebagai DHCP Server June 5, 2009

Filed under: DHCP Server — rhyerphy @ 1:33 am

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. Sumber : Wikipedia.

Setting DHCP Server pada OpenSUSE sangat mudah dan proses konfigurasinya hanya membutuhkan 4 langkah singkat. Berikut adalah tahapannya :

INSTALASI

  1. Buka YAST. Masukkan password root jika login sebagai user normal
  2. dhcp1

  3. Pilih menu Software | Software Management
  4. dhcp2

  5. Pada pilihan filter, pilih Pattern
  6. dhcp3

  7. Pilih DHCP & DNS Server. Berikan tanda centang pada pilihan yang ada
  8. dhcp4

  9. Klik Accept dan tunggu hingga instalasi selesai
  10. Tutup YAST

KONFIGURASI

  1. Buka YAST
  2. Pilih menu Network Service | DHCP Server
  3. dhcp5

  4. Jika ada konfirmasi penggunaan Knetworkmanager, klik Continue
  5. Pada wizard pertama, tentukan Network Card yang dijadikan sebagai jalur pemberian IP melalui DHCP. Pilih network card dan klik tombol Selec. Klik Next.
  6. dhcp6

  7. Pada wizard kedua, tentukan nama domain, alamat name server, gateway dll. Setelah selesai, klik Next.
  8. dhcp7

  9. Pada wizard ketiga, tentukan Alokasi IP Addres yang akan diberikan. Misalny, jika kita sudah memiliki cadangan IP statik (untuk keperluan server, Access Point dll) dari IP 192.168.0.1-192.168.0.100, maka kita bisa mendefinisikan IP Range 192.168.0.101-192.168.0.254
  10. dhcp8

  11. Terakhir, pilih apakah DHCP Server diaktifkan secara otomatis saat booting ataukah dijalankan secara manual. Untuk server sebaiknya tentukan agar berjalan secara otomatis pada saat booting.
  12. dhcp9

Coba test salah satu klien untuk menggunakan IP DHCP dan check apakah DHCP Server mampu meresponnya dengan memberikan alokasi IP Address.

 

OpenSUSE June 4, 2009

Filed under: Open Suse — rhyerphy @ 10:49 am

OpenSUSE, sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional, adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, Nürnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem). SUSE Linux awalnya merupakan distro Slackware terjemahan bahasa Jerman. Ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E berhubungan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse karena pengucapan namanya yang sama.

Terdapat dua (2) distro utama SUSE Linux yang saat ini aktif:

  • SUSE Linux Enterprise : SLE adalah solusi sumber terbuka dari Novell untuk perusahaan besar. Terdiri dari dua paket, yaitu:
  • SUSE Linux Enterprise Server : SLES adalah Sistem Operasi Server Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
  • SUSE Linux Enterprise Desktop : SLED adalah Sistem Operasi Desktop Perusahaan yang merupakan komponen SLE.
  • openSUSE : sebuah proyek masyarakat, yang disponsori oleh Novell, dirancang untuk pengguna rumahan.